Selasa, 10 Januari 2012

Jenis Jambore

1.     Internasional

Menurut panduan yang diberlakukan di dunia yang dikeluarkan oleh Organisasi Kepanduan Sedunia, Jambore tidak hanya dimaknai dengan sebuah pertemuan para pandu dari berbagai Organisasi Kepanduan Nasional negara-negara, namun berkembang menjadi banyak kegiatan, seperti :
  • Jambore Dunia (World Scout Jamboree), sebutan untuk Pertemuan Pandu dari seluruh dunia
  • World Camp
  • World Deaf Scout Jamboree, sebutan untuk Pertemuan Pandu Tuna Rungu dan Tuna Wicara dari seluruh dunia
  • Jamboree on the Air (JOTA) Internasional, sebutan untuk Pertemuan Pandu melalui media Radio Amatir dari seluruh dunia
  • Jamboree on the Internet (JOTI) Internasional, sebutan untuk Pertemuan Pandu melalui media Internet dari seluruh dunia
  • Jamboree on the Trail (JOTT), sebutan untuk Pertemuan Pandu dari seluruh dunia untuk merayakan hari hiking internasional
  • Jambore Asia-Pasifik, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Asia Pasifik
  • Jambore Pandu Caribbean, sebuan untuk Pertemuan Pandu dari Kepulauan Karibia
  • Jambore Pandu Eropa Tengah, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Eropa Tengah
  • Jambore Pandu Eropa, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Eropa
  • Jambore Pandu Arab, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Arab
  • Jambore Pandu Afrika, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Afrika
  • Jambore Pandu Amerika, sebutan untuk Pertemuan Pandu dari Regional Amerika
  • Jambore Essex Internasional, sebuah untuk Pertemuan 7000 - 9000 orang Pandu dari seluruh dunia
  • Jambore Federasi Independen Pandu Dunia, sebutan untuk pertemuan Federasi Pandu Independen dari seluruh dunia

2. Nasional

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa kegiatan yang bernamakan Jambore meskipun memili makna yang berbeda-beda, seperti:
  • Jambore, baik Jambore Nasional, Daerah, Cabang maupun Ranting, digunakan untuk sebutan bagi Pertemuan Pramuka Penggalang
  • Jamboree on the Air Nasional, hanya dikenal JOTA Nasional, meskipun ada pula JOTA Daerah, Cabang maupun Ranting tapi tidak diatur lebih spesifik, digunakan untuk sebutan Pertemuan Pramuka semua golongan (baik Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega maupun Pembina Pramuka) melalui media radio amatir
  • Jamboree on the Internet Nasional, juga hanya dikenal JOTI Nasional, digunakan untuk sebutan Pertemuan Pramuka semua golongan melalui media Internet

JENIS KEGIATAN SGTD


1.   Kegiatan Pramuka Siaga

Pesta Siaga adalah pertemuan untuk golongan Pramuka Siaga. Pesta Siaga diselenggarakan dalam dan/atau gabungan dari bentuk: Permainan Bersama (kegiatan keterampilan kepramukaan yang dikemas dengan permainan), Pameran Siaga, Pasar Siaga (simulasi situasi di pasar yang diperankan oleh Pramuka Siaga), Darmawisata, Pentas Seni Budaya, Karnaval, Perkemahan Satu Hari

2. Kegiatan Pramuka Penggalang

  • Jambore adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Jambore Ranting, Jambore Cabang, Jambore Daerah, Jambore Nasional, Jambore Regional dan Jambore se-Dunia.
Lomba Tingkat
  • Lomba Tingkat (LT) adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perlombaan beregu atau perorangan atas nama regu yang mempertandingkan sejumlah ketrampilan. Lomba tingkat dilaksanakan dalam bentuk perkemahan. Lomba tingkat terdiri atas: LT-I (tingkat gugus depan), LT-II (tingkat Kwartir Ranting), LT-III (tingkat Kwartir Cabang), LT-IV (tingkat Kwartir Daerah) dan LT-V (tingkat Kwartir Nasional).
Perkemahan Bhakti
  • Perkemahan Bakti (PB) adalah kegiatan Pramuka Penggalang dalam rangka bhakti pada masyarakat yang biasanya berwujud peran serta dalam kegiatan pembangunan.
Dianpinru
  • Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru adalah kegiatan Pramuka Penggalang bagi Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru), dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru), yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang.
Perkemahan
Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang diselenggarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan Pelantikan Penggalang Baru, Perkemahan Kenaiakan Tingkat (dari Penggalang Ramu ke Penggalang Rakit atau dari Penggalang Rakit ke Penggalang Terap), Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan sejenisnya. perkemahan juga merupakan gerakan penghibur dan pengetahuan bagi mereka yang tak pernah mengenal dunia luar. selain itu perkemahan juga dapat dipakai oleh penggalang muhammadiyah yang sering disebut HIZBUL WATHAN.
Forum Penggalang
  • Forum Penggalang adalah pertemuan Pramuka Penggalang untuk mengkaji suatu permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara bersama. Inti dari kegiatan ini adalah untuk pengenalan demokratisasi dan pembelajaran metode pemecahan masalah sebagai modal bagi para Pramuka Penggalang di masa yang akan datang.
Penjelajahan
  • Penjelajahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang berbentuk penjelajahan, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas dan survival.




Kegiatan Pramuka Penegak-Pandega

Raimuna

Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional. Kata Raimuna berasal dari bahasa suku Asli di wilayah Yapen Waropen-papua, yang berasal dari kata Rai dan Muna yang artinya pertemuan ketua suku dalam suatu forum yang menghasilkan suatu tujuan suci untuk kepentingan bersama.
Raimuna Nasional VIII yang diadakan pada tahun 2003 merupakan Raimuna Nasional pertama yang diadakan diluar "kebiasaan" , Raimuna Nasional VIII diadakan di Taman Candi Prambanan-Yogyakarta , biasanya Raimuna Nasional diselenggarakan di BUPERTA WILADATIKA - CIbubur-Jakarta. Untuk Raimuna Nasional yang akan datang (Raimuna Nasional IX tahun 2008), akan dilaksanakan kembali di BUPER WILADATIKA - Cibubur-Jakarta Timur .

Gladian Pimpinan Satuan

Gladian Pimpinan Satuan, adalah kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga, yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.kwatir daerah suk ,kwatir nasional................

Perkemahan

Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan sejenisnya.

Perkemahan Wirakarya

Perkemahan Wirakarya (PW), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. PW diselenggarakan oleh semua jajaran kwartir secara reguler, khusus untuk PW Nas, diselenggarakan apabila dipandang perlu.

Perkemahan Bhakti

Perkemahan Bakti (Perti), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya selama mengadakan pembinaan, baik di gugusdepan maupun di Satuan karya Pramuka (Saka) dalam bentuk bakti kepada masyarakat. kemah bhakti harus dilaksanakan.dengan ketentuan kemah ter sebut dengan mendirikan tenda

PERAN SAKA (Perkemahan Antar Saka)

Perkemahan Antar (Peran) Saka, adalah Kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Satuan Karya Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Saat ini Gerakan Pramuka memiliki delapan Saka. Peran Saka diselenggarakan apabila diikuti minimal oleh dua Satuan Karya Pramuka.

Pengembaraan

Pengembaraan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk penjelajahan, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas dan survival.

Latihan Pengembangan Kepemimpinan

Latihan Pengembangan Kepemimpinan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menanamkan dan mengembangkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda agar dapat ikut serta dalam mengelola kwartir dan diharapkan di kemudian hari mampu menduduki posisi pimpinan dalam Gerakan Pramuka.

PPDK

Pelatihan Pengelola Dewan Kerja (PPDK), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Dewan Kerja untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan Dewan Kerja, sehingga para anggota Dewan Kerja di wilayah binaannya dapat mengelola dewan kerjanya secara efektif dan efisien.

Kursus Instruktur Muda

Kursus Instruktur Muda, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega pengembangan potensi Pramuka, baik sebagai Pribadi, kelompok maupun organisasi untuk mensukseskan pelaksanaan upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan dan Penanggulangan Bencana.

Penataran, Seminar dan Lokakarya

Penataran, Seminar, dan Lokakarya, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk mengkaji suatu permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara bersama, sebagai bahan masukan bagi perkembangan Gerakan Pramuka.

Sidang Paripurna

Sidang Paripurna, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang tergabung dalam Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun program kerja/kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam satu tahun dan akan dijadikan bahan dalam Rapat Kerja Kwartir.

Musppanitera

Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri dan Putera (Musppanitera), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun perencanaan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di wilayah kwartir dalam satu masa bakti kwartir/dewan kerja dan akan dijadikan bahan pada musyawarah kwartirnya.

Ulang Janji

Ulang Janji adalah upacara pengucapan ulang janji (Trisatya) bagi Pramuka Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa yang dilaksanakan pada malam tanggal 14 Agustus dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka.

Kegiatan Pramuka Dewasa

Pramuka Dewasa adalah Pembantu Pembina, Pembina, Intruktur, Andalan dan anggota Majlis Pembimbing. Kegiatannya antara lain:
  1. Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD)
  2. Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML)
  3. Kursus Pelatih Pembina Pramuka Dasar (KPD)
  4. Kursus Pelatih Pembina Pramuka Lanjutan (KPL)
  5. Musyawarah Gugusdepan (Mugus), Musyawarah Ranting (Musran), Musyawarah Cabang (Muscab), Musyawarah daerah (Musda) dan Musyawarah Nasional (Munas)
  6. Ulang Janji

Minggu, 01 Januari 2012

SANDI AMBALAN


SANDI AMBACANA MAKUGAWENE

KITA BERAMBALAN UNTUK BERSAUDARA, BERSATU BAGAI MAYANG
WALAU PECAH NAMUN TETAP SATU, SATU DALAM TUTUR KATA
SATU DALAM GERAK UNTUK MENCAPAI SATU TUJUAN BERSAMA
MENCARI KEBAIKAN DALAM SATU KEBAIKAN ITU LEBIH BAIK
DARI PADA MENDAPATKAN SATU KEBAIKAN DARI BANYAK KEBAIKAN.

JALANILAH HIDUP DENGAN PENUH RASA CINTA
DAN BERSAUDARA SEBAGAI PRAMUKA KOTA TERNATE.
JANGANLAH SEKALI-KALI MELAKUKAN SESUATU YANG DAPAT MELUKAI
ATAU
MENGHINA ORANG LAIN.

SABDA LELUHUR MOLOKO KIE RAHA :
INO FO MAYANG – MAYANG, MAYANG MA OKI-MA OKI MAYANG
NON TOMA TITI INO SIDIKA UA SENGONE BATO

ITULAH NURANI KITA………………………………………………………


DEWAN KERJA CABANG KOTA TERNATE





SANDI MOLOKU KIE RAHA

KITA BERAMBALAN UNTUK BERSATU, BERSAUDARA DAN BEKERJA
PRAMUKA INDONESIA PATRIOT PARIPURNA
MANUSIA SEJATI TEGUH MEMEGANG JANJI
BERGUNALAH HIDUP INI BAGI KELUARGA, KAWAN,
BANGSA, NEGARA DAN AGAMA

SETIA ITU PASTI, JUJUR ITU WAJIB
SOPAN SERTA PERWIRA DALAM BERTINDAK, MANIS DALAM BERTUTUR KATA, TEMAN SETIAP MAHLUK,
MENOLONG TANPA BERSOMBONG DIRI
SAYANG TERHADAP SESAMA TIDAK HANYA DIBIBIR

PANDU INDONESIA TERCINTA PERTIWI,
SUCI SEBAGAI TELADAN, BERPIKIR, BERKATA DAN BERBUAT,
TERTAWALAH DALAM DUKA MENANGISLAH DALAM SUKA
HEMAT DALAM BERBICARA TENAGA DAN BENDA

BERGUNALAH HIDUP INI BAGI SESAMA,
PEMUDA-PEMUDI BERWATAK KESATRIA SERTA BERTAQWA
BERKATA BENARLAH SELALU MESKIPUN ITU PAHIT
BERTANGGUNG JAWAB DALAM TUGAS DAN KEWAJIBAN
BERJASA TANPA MEMINTA NAMA, BERBUAT TANPA MENGHITUNG JASA

SABDA LELUHUR MOLOKU KIE RAHA

“ INO FOMA KATI NYINGA DOKA GOSORA SE BALAWA,
OM DORO FO MOMOTE  MAGOGORU FO MADO DARA ”
TUHAN BESERTA KITA
AMIN

DEWAN KERJA DAERAH MALUKU UTARA

Sabtu, 31 Desember 2011

SATYA & DHARMA PRAMUKA

1. Menurut AD GP KEPRES NO 24 Tahun 2009
* Tuk Penegak Pandega
Trisatya
     Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
-   Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan  Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
-  Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
-   Menepati Dasadarma.

* Tuk Penggalang
Trisatya
     Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
-   Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan  Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
-  Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
-   Menepati Dasadarma.

2. UU NO 12 TAHUN 2010 Tentang Gerakan Pramuka
Satya Pramuka
“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh Menjalankan kewajibanku terhadap  Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka .

Dasa Dharma Pramuka
1.     Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.     Cinta alam dan kasih saying sesame manusia
3.     Patriot yang sopan dan kesatria
4.     Patuh dan suka bermusyawarah
5.     Rela menolong dan tabah
6.     Rajin trampil dan gembira.
7.     Hemat cermat dan bersahaja
8.     Disiplin, berani dan setia
9.     Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10.   Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Versi English
Scout Law 
1. Believe in God the Almighty
2. Preserve natureand love each other
3. Be an affable and knightly patriot
4. Be obedient and collegial
5. Help others with compliance and resilience
6. Be diligent, skilled and cheerful
7. Be provident and simple
8. Exercise discipline, be brave and faithful
9. Be accountable and trustworthy
10.Have purity in mind, word and act


Siaga

DWI SATYA




DEMI KEHORMATANKU AKU BERJANJI AKAN
BERSUNGGUH – SUNGGUH :
                       
-         MENJALANKAN KEWAJIBANKU TERHADAP TUHAN,  NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DAN MENGIKUTI TATAKRAMA KELUARGA ;

-         SETIAP HARI BERBUAT KEBAJIKAN.






DWI DARMA




1.      SIAGA, BERBAKTI KEPADA AYAH BUNDANYA.

2.      SIAGA, BERANI DAN TIDAK PUTUS ASA.
 

 

Minggu, 25 Desember 2011

DEWAN SATUAN GALANG

DEWAN REGU PENGGALANG

I.              MUSYAWARAH DEWAN REGU PENGGALANG

1. WAKTUNYA                      : TIAP 6 BULAN SEKALI

2. KETUANYA                       : PEMIMPIN REGU

3. PESERTANYA                   : SELURUH ANGGOTA REGUNYA DARI REGU YANG SAMA

4. ISI MUSYAWARAH :
                                              a) MEMBICARAKAN HASIL KEGIATAN BULAN YANG LALU
 b) MERENCANAKAN KEGIATAN REGU DALAM IKUT SERTA   
 PADA KEGIATAN TINGKAT PASUKAN / GUDEP / 
 KWARRAN DAN CABANG

c) MECRENCANAKAN KEGIATAN REGU SENDIRI,DILUAR DARI KEGIATAN PASUKAN/ GUDEP TERSEBUT DENGAN PETUNJUK KAKAK PEMBINA

d) MERENCANAKAN PENATARAN ANGGOTA REGU DALAM MENCAPAI TANDA KECAKAPAN KHUSUS

e) MERENCANAKAN PENATARAN SELURUH ANGGOTA REGU
   AGAR TETAP MENJADI REGU TELADAN

f) MEMBICARAKAN PEMBAGIAN TUGAS ANGGOTA REGU DALAM USAHA PENUNGKATAN KERUKUNAN

g) MEMBICARAKAN SUATU KEGIATAN ATAU RENCANA YANG AKAN DIUSULKAN KEPADA DEWAN PENGGALANG

h) MEMBICARAKAN LAIN – LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAJUAN REGU
 

DEWAN PASUKAN PENGGALANG

II.           MUSYAWARAH DEWAN REGU PENGGALANG

1. WAKTUNYA                        : TIAP 3 BULAN SEKALI

2. KETUANYA                          : PEMIMPIN REGU UTAMA ( PRATAMA )

3. PESERTANYA                      : a. PARA PINRU
                                                     b. WAPINRU

4. PENASEHAT             : PEMBINA PENGGALANG

5. ISI MUSYAWARAH :
                                          a). MEMBICARAKAN HASIL KEGIATAN 3 BULAN YANG LALU

b) MENYUSUN RENCANA KEGIATAN PASUKAN UNTUK 3 BULAN YANG SESUAI HASIL MUSYAWARAH GUDEP

c)   MECRENCANAKAN KEGIATAN GLADIAN PINRU DAN WAKILNYA TINGKAT GUDEP

d)   PERSIAPAN MENGIKUTI KEGIATAN TINGKAT KWARRAN,KWARCAB DAN KEGIATAN KELUAR LAIN


DEWAN KEHORMATAN PENGGALANG

III.         MUSYAWARAH DEWAN KEHORMATAN PENGGALANG

1. WAKTUNYA                        : TIAP 6 BULAN SEKALI

2. KETUANYA                          : PEMBINA SATUAN

3. PESERTANYA                      : a. PARA PEMBANTU PEMBINA
                                                     b. PINRU
                                                     c. PRATAMA

4. ISI MUSYAWARAH :
                                                   a). MEMBICARAKAN PEMILIHAN PRATAMA

b) MENYUSUN RENCANA HARI PELANTIKAN PRATAMA, PINRU DAN WAPINRU

c)   MECRENCANAKAN PELANTIKAN DAN MENETAPKAN KENAIKAN TINGKAT DARI PRAMUKA PENGGALANG

d)      PENGANUGRAHAN TANDA PENGHARGAAN KEPADA PRAMUKA PENGGALANG

e)      PENGANUGRAHAN BINTANG TAHUNAN


f)        PENGADILAN TENTANG PELANGGARAN KODE KEHORMATAN PRAMUKA

STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA






UPACARA SEBAGAI ALAT PENDIDIKAN


1. Sasaran upacara dalam Gerakan Pramuka, ialah agar peserta upacara (peserta didik) mampu :
a.     memiliki rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan negara.
b.    memiliki rasa tanggungjawab dan disiplin pribadi.
c.     selalu tertib dalam kehidupan sehari-hari.
d.    memiliki jiwa gotong royong dan percaya pada orang lain.
e.     dapat memimpin dan dipimpin.
f.     dapat melaksanakan upacara dengan khidmat dan tertib.
g.     meningkatkan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Sasaran upacara tersebut akan dapat dicapai bilamana para peserta upacara (peserta didik) melaksanakannya dengan tertib dan khidmat.
       Ketika kondisi upacara berjalan dengan tertib dan khidmat, Pembina Upacara berusaha membuka hati peserta didik dan memberikan pendidikan watak ; sehingga tepatlah bilamana upacara dinyatakan sebagai alat pendidikan.
 3.  Unsur-Unsur pokok dalam upacara Gerakan Pramuka, ialah :
a.     Bentuk barisan yang digunakan oleh para peserta selalu disesuaikan dengan perkembangan jiwa peserta didik.
b.    Pengibaran Bendera Merah Putih.
c.     Pembacaan Pancasila
d.    Pembacaan Kode Kehormatan.
e.     Adanya doa.
f.     Upacara dilakukan dalam suasana khidmat dan bersungguh-sungguh.
4.  Macam-Macam Upacara dalam Gerakan Pramuka :
a.     Upacara Umum
b.    Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan
c.     Upacara Pelantikan
d.    Upacara Kenaikan Tingkat
e.     Upacara Pindah Golongan